Optimalkan Pemasaran Pariwisata Mangrove Kedatim Melalui Pelatihan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

Penuh ceria : Suasana kegiatan pengabdian kepada masyarakat di balai desa kebundadap timur (11/09/2024)

Sumenep, 11 September 2024 – Untuk mendukung pengembangan pariwisata lokal, Dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berkolaborasi dengan dosen Universitas Wiraraja (UNIJA) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di kawasan mangrove Kedatim (Kebundadap Timur), Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan promosi dan pemasaran destinasi wisata mangrove Kedatim, yang memiliki potensi besar sebagai daya tarik ekowisata di Madura

Kegiatan PKM ini melibatkan dosen ilmu komunikasi, dan desain komunikasi visual, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Fokus dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan terkait strategi pemasaran yang efektif, pembuatan konten promosi, serta pengelolaan destinasi yang ramah

Ketua Tim PKM, Rio Kurniawan dari UTM, menyampaikan bahwa potensi wisata mangrove Kedatim sangat besar, namun belum optimal dalam hal pemasaran. “Mangrove Kedatim memiliki keunikan ekosistem yang sangat menarik bagi wisatawan, namun promosi yang selama ini dilakukan masih kurang maksimal. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dan pengelola wisata setempat untuk meningkatkan daya tarik destinasi ini melalui strategi pemasaran digital dan offline,” jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan visual dan digital marketing yang diberikan oleh dosen DKV FISIP UNIJA, Anis Kurli. Dalam pelatihan ini, peserta belajar tentang pentingnya storytelling visual, pengambilan foto dan video yang menarik, serta cara memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. “Konten visual yang baik dapat menjadi daya tarik utama dalam pemasaran wisata. Kami membantu masyarakat untuk membuat foto, video, dan desain promosi yang bisa menarik minat wisatawan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari kedua universitas, yang berpartisipasi dalam dokumentasi dan pembuatan desain promosi destinasi wisata. Mahasiswa diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan masukan, dan membantu dalam proses kreatif pembuatan materi promosi. Salah satu siswa, Dewi, mengungkapkan kebanggaannya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Kami belajar banyak tentang bagaimana teori yang kami pelajari di kampus bisa langsung diterapkan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Kebundadap Timur, mengapresiasi upaya kolaborasi antara UTM dan UNIJA ini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata di desanya. “Kami berterima kasih kepada para dosen dan mahasiswa yang telah membantu kami. Kami berharap, dengan pemasaran yang lebih baik, mangrove Kedatin bisa dikenal lebih luas dan menarik lebih banyak wisatawan,” ungkapnya

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata mangrove Kedatin, tidak hanya dalam jumlah kunjungan wisatawan tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kolaborasi antara UTM dan UNIJA ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia akademik dapat berkontribusi langsung dalam pemberdayaan dan pengembangan ekonomi lokal melalui pariwisata.

Optimalkan Pemasaran Pariwisata Mangrove Kedatim Melalui Pelatihan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top